BIFAMS – Aneh
“Udah kan nggak ada lagi yang mau dibeli?” tanya Taeyeon.
“Hm… Udah kayanya,” jawab Tiffany.
“Yaudah aku ke kantor lagi ya?” tanya Taeyeon.
Tiffany langung menarik ujung baju Taeyeon dan menatapnya dengan tatapan sedih, “Ih mau ngapain?”
“Banyak kerjaan loh aku di kantor yang,” jelas Taeyeon.
“Kerja dirumah ajaaaaa~” Tiffany merengek sembari menarik-narik ujung baju milik Taeyeon.
Taeyeon melepaskan tangan Tiffany dari bajunya, lalu ia mendudukan istrinya pada kitchen set, “Kok istri aku jadi manja gini, kenapa hm?”
“Pokoknya nggak boleh pergi!” Tiffany memanyunkan bibirnya yang membuatnya terlihat menggemaskan.
“Terus kalo aku kerja dirumah kenapa emang?” Taeyeon menatap wajah Tiffany.
“Biar bisa pelukin kamu,” Tiffany melingkari tangannya pada leher Taeyeon dengan manja.
“Astaga masih siang udah manjanya kaya gini kamu, gemesin banget sih istri aku,” Taeyeon mengecup pipi dan bahu Tiffany berkali-kali.
“Emangnya nggak boleh aku manja siang-siang?” kesal Tiffany.
“Kata siapa nggak boleh? Boleh lah, tapi nggak kaya biasanya aja sayang,” Taeyeon mengusap lembut pipi sang istri.
“Yaudah jangan ke kantor~” ucap Tiffany dengan nada manja.
“Tapi kayanya nggak bisa deh,” ucap Taeyeon.
“IH AYANG MAAAAH~ KERJA DIRUMAH AJAAAA~” rengek Tiffany.
“Hahaha iya iya kerja dirumah sayang, duh gemes amat sih,” Taeyeon mencubit pelan pipi Tiffany.
“Huh iseng banget sih!” Tiffany mencubit kecil pinggang Taeyeon.
“Ah sakit yang!” Taeyeon meringis kesakitan.
“Sukurin,” ledek Tiffany.
“Mih~ aku pergi dulu ya” ucap Winter yang tengah turun dari lantai dua.
“Aku juga mih,” ujar Jeongyeon dan Seulgi bersamaan.
“Mau kemna kalian?!” tanya Tiffany dari dapur.
“Mau main mih,” jawab Jeongyeon.
“Nggak ada main main hari ini, dari kemarin kalian main lupa waktu!” ucap Tiffany.
“Ih kok gitu mih? Aku kan mau jemput Karina” ujar Winter.
“MULAI NGEBANTAH MAMI SEKARANG?!!” teriak Tiffany yang membuat semua orang terkejut.
“Iya mih nggak main~” ucap Seulgi, Jeongyeon, dan Winter bersamaan.
Taeyeon yang sedari tadi memeluk Tiffany hanya bisa diam dan menatap heran sang istri, “Chill honey, nggak biasanya kamu semarah kaya tadi loh.”
“Biarin aja mereka kali-kali harus di kerasin,” ucap Tiffany.
“Ke kamar deh kayanya kamu harus istirahat,” Taeyeon menggendong Tiffany lalu pergi menuju kamar mereka.
“Pijitin aku yang~”
“Apa yang dipijitin?”
“Kakinya~ Pegel ayang~”
“Iya dipijitin sayang.”
“Hehehe makasih ayang”