Into your Arms : Part Two – Two


21 January 2022 – 7 PM

“Abis ini kemana?”

“Belok kanan.”

“Terus?”

“Itu berhenti di rumah putih pager hitam,” Joohyun menunjuk sebuah rumah, lalu Seulgi memberhentikan motornya di depan rumah tersebut.

Joohyun langsung turun dan memberikan helm pada Seulgi, “Jadi ini rumah kamu?” tanya Seulgi.

“Ini? Haha jelas bukan! Ini rumah temen saya hehe,” jelas Joohyun.

“Oh gitu, yaudah masuk gih,” ucap Seulgi.

“Bentar ini jas hujannya,” Joohyun memberikan jas hujan pada Seulgi, “Di pake loh, nanti sakit.”

“Nanti aja, yaudah kalau gitu saya pulang ya,” ucap Seulgi.

“Iya hati-hati Gi, makasih ya kuenya!” ucap Joohyun.

“Iya sama-sama, oh iya besok lenggang nggak?” tanya Seulgi.

“Umm.. kayanya, kenapa?” Joohyun menatap Seulgi curiga.

“Kalo nggak sibuk dan pergi, besok ikut ke pantai ya sama Karina, mau kan?” tanya Seulgi.

'Kalem hyun~ Kalem~ Jangan norak~ Please~'

“Boleh kalau nggak ngerepotin kamu,” Joohyun tersenyum.

“Nggak sama sekali kok, yaudah besok saya kabarin ya, siap-siap aja, kalau gitu saya pamit,” Seulgi menyalakan motornya dan pergi meninggalkan Joohyun yang masih diam menatap kepergian Seulgi.

“AAAAAAAAA!!!!” teriak Joohyun yang membuat security rumah temannya keluar menghampiri Joohyun.

“Nyonya! Nyonya kenapa?!” Joohyun tersadar kalau dirinya sedang berada di luar dan bukan di daerah rumahnya.

“Huh? Eh pak Kim, hehe nggak apa-apa pak, Jennienya ada di dalem?” tanya Joohyun cengengesan.

“Saya pikir nyonya kenapa, ada kok baru aja pulang, ayo masuk nyonya gerimis diluar nanti sakit,” ucap sang security.

“Siap pak hehe, saya duluan ya,” Joohyun melangkah masuk ke dalam pekarangan rumah Jennie.