Mencari
Irene mendapat kabar jika Kang Seungwon meninggal karena kecelakaan tunggal yang di alaminya. Dirinya panik dan segera menghubungi Seulgi. Nyatanya Seulgi sudah mengetahui berita tersebut. Sambungan telepon di matikan oleh Seulgi. Irene semakin panik, ia tak mau terjadi sesuatu pada Seulgi. Jemarinya kembali menekan tombol untuk menghubungi nomor Seulgi. Nihil. Nomor Seulgi tidak aktif. Dengan terpaksa dirinya harus meninggalkan Yeri, untung saja masih ada Jaemin dan Jeno.
“Yeri, kakak cari Seulgi dulu, Jaemin Jeno tolong jagain sebentar Yeri” ucap Irene.
“Mau di anter gak kak?” tanya Jeno.
“Nggak usah, naik ojol aja bisa” Irene berlari keluar kamar sembari memesan ojek online untuk menuju rumah Seulgi.
Sampai nya Irene di rumah Seulgi ternyata sudah ramai beberapa wartawan yang meliput kediaman Seulgi. Irene menghiraukan wartawan yang tiba tiba saja mengelilingi dirinya untuk menanyakan tentang kematian Kang Seungwon. Irene kesulitan untuk masuk ke dalam rumah Seulgi, tak lama security rumah Seulgi membantu Irene untuk segera bebas dari segerombolan wartawan.
“Hah! Gila! Lagi kaya gini masih sempetnya bikin ribet!” gerutu Irene.
“Udah dari tadi mbak mereka masih disini katanya mau nunggu jenazah bapak di bawa ke sini” ucap salah satu security.
“Ya itu biar saya yang urus jenazah pak Kang, tapi bapak liat Seulgi gak? Tadi pulang gak?” tanya Irene.
“Waduh mbak, non Seulgi belom pulang lagi ya, tadi sih pergi pagi pagi pake mobilnya yang BMW hitam” jelas security.
Terdengar suara sirine mobil polisi datang. Irene menyuruh security untuk membuka pagar agar para polisi dapat parkir di dalam halaman rumah Seulgi. Ponsel Irene tiba tiba saja error karena begitu banyak pesan dan telp masuk dari beberapa pihak perusahaan yang menanyakan kabar pak Kang.
“Joohyun” ucap seseorang pria yang berdiri di hadapannya. Dirinya menatap pria tersebut. Ternyata Yunho.
“Ah pak Yunho, gimana dengan jenazah pak Kang? Saya mau hubungi rumah sakit cuman ponsel saya error” tanya Irene.
“Tenang aja itu udah saya yang urus, jenazah nya sedang berada dalam perjalanan menuju kesini, oh iya Seulgi mana?” Yunho melirik sekitar mencari keberadaan Seulgi.
“Seulgi gak tau kemana, tadi security bilang dia belom pulang, pak please tolong cariin Seulgi saya takut dia melakukan hal yang...” kini Irene sudah tidak kuat menahan tangis nya. Dirinya tidak tau harus bagaimana, ia takut terjadi sesuatu pada Seulgi. Yunho langsung memeluk Irene agar dapat menenangkan kecemasan nya.
“Biar saya yang cari Seulgi, kamu fokus sama kedatangan jenazah Seungwon” Irene mengangguk pelan.
“Bro lo suruh beberapa unit turun cari mobil Seulgi, BMW 320i hitam plat B 53 LGI, kalo gak mau berenti kejar sampe berenti” perintah Yunho pada anak buahnya untuk mencari keberadaan Seulgi.