Rose 2 : Thirteen


“Take off jam berapa lo?” tanya Bagas.

“Jam tiga,” jawab Jerico.

“Lah balik anjrit,” celetuk Ginata.

“Besok ada kerjaan gue nggak bisa wfh,” ucap Jerico.

“Yaudah nih, gue langsung minta sehari full terus langsung copas,” Bagas memberikan sebuah Flashdrive pada Jerico.

“Thanks banget bro,” Jerico sedikit bernapas lega karena Bagar memberikan rekaman CCTV padanya dengan percuma.

“Ih apaan tuh, bokep yak?” tanya Ginata penasaran.

“Bokep 24 jam non stop haha,” ucap Bagas.

“Haha, haha, ha, bener,” Jerico tertawa kaku saat mendengar kata ‘Bokep’.

“By the way, leher lo kenapa tuh?” tanya Bagas.

Sontak mata Ginata langsung tertuju pada leher Jerico, “Wah di cupang siapa lo? Kellin yak? Hahaha.”

Jerico segera mengambil ponselnya untuk bercermin melihat kondisi lehernya. Benar, begitu banyak ruam merah pada lehernya. Kenapa ia tidak menyadarinya. “Anjing.”