Roses : Liburan 2


Few Days Later

“Sayang tolong tanyain dong ke Coco pulang kapan? Kok gini hari anak-anak nggak kasih kabar mau pulang,” ucap Kellin sembari membuat kopi untuk Wira yang tengah asik menonton kartun di televisi.

Wira melirik sekilas pada Kellin. Kemudian ia beranjak dari sofa untuk menghampiri sang istri. Tangannya melingkar erat pada pinggang ramping Kellin. Tak lupa ia memberikan kecupan lembut pada bahu membuat Kellin tersenyum senang atas aksi yang diberikan oleh Wira.

“Biarin aja mereka liburan bareng keluarga daddynya, selama ini kan mereka sama kita terus, gantian lah,” ucap Wira.

“Iya sih tapi— aahh sayang,” mata Kellin terpenjam saat Wira mengecupi lehernya yang menimbulkan sensasi geli dan nikmat menjadi satu.

“Honeymoon yuk?” bisik Wira.

Kellin membuka matanya lalu menoleh menatap wajah Wira, “Kemana?”

“Kamu maunya kemana?” tanya Wira.

“Umm kemana ya, Maldives?” ucap Kellin.

“Boleh tuh, ayo malem ini berangkat,” ucap Wira.

“Emangnya besok kamu nggak kerja?” tanya Kellin.

“Bisa remote tenang aja, mau nggak? Mumpung anak-anak ada di bapaknya,” jelas Wira.

“Ih tapi kan aku masih mens tau,” ucap Kellin.

Wira perlahan memutar tubuh Kellin kemudian ia manaikan tubuhnya untuk duduk pada kitchen set. Ia menatapnya begitu dekat. “Udah sisa sisa terakhir kan?” tanyanya hanya di jawab anggukan kecil dari sang istri.

Wira menyeringai, “Nyampe sana juga udah beres.”

“ISH MESUM!” Kellin memukul pelan mulut Wira.

“Mesum sama istri sendiri emang dilarang?” tanya Wira.

“Enggak sih hehe, yaudah packing dulu sekarang,” ucap Kellin.

“Iya nanti sorean aja, sekarang aku mau makan dulu,” ucap Wira membuat Kellin menatap bingung.

Beberapa detik kemudian, “Aahhh sshh sayang.”

Kellin mendesah nikmat ketika Wira menjilati leher jenjangnya. Sesekali ia meninggalkan jejak kepemilikan pada lehernya. Kellin pun pasrah akan aksi sang istri terasa begitu lapar. Ia memejamkan matanya dan menjambak kuat rambut Wira.