Taste : Six
1 April 2022 – 10.15 PM
“Ma’am sepertinya semakin ramai,” ucap anak buah Selene yang sedang memperhatikan lobby hotel dari dalam mobil.
“Kita tunggu sebentar lagi, lagi pula didalam sudah ada yang jaga,” ucap Selene dengan mata tertuju pada iPad miliknya.
“Baik ma’am,” ucap sang anak buah.
Selene melirik jam tangan miliknya, “Dion, dokumen yang gue minta udah beres?”
“Sudah ma’am, ini,” ucap Dion yang memberikan sebuah amplop coklat pada Selene.
Selene mengambil dokumen tersebut dan memeriksanya sekilas, “Ke basement sekarang.”
“Baik ma’am,” Dion melajukan mobilnya menuju basement hotel agar tidak tersorot oleh media.
“Waynne sudah datang?” tanya Selene pada salah satu anak buah Shalgie yang tengah menjaga didepan kamar Jollie.
“Sudah didalam ma’am, silahkan masuk,” ucap sang anak buah.
“Thanks,” Selene masuk ke dalam kamar, terlihat isi kamar yang berantakan akibat penangkapan Leona yang sedikit ‘drama’ menurutnya.
Selene melihat Waynne sedang memeriksa keadaan Jollie, “Apa ada luka serius?”
“Sepertinya ada luka dalam dibagian perutnya, Jollie harus ke rumah sakit sekarang biar gue periksa secara mendalam,” ucap Waynne.
“Nggak perlu!” Jollie bangkit dari kasur lalu berjalan perlahan menghampiri Selene.
“Tapi…,” ucapan Selene terpotong akibat Jollie menampar keras pipi kanannya.
“Why?” Jollie menatap Selene dengan mata sembab nya.
Melihat Selene ditampar oleh Jollie, Waynne hendak menghampiri Jollie namun Selene memberi tanda agar Waynne diam, “Apa aku terlihat menyedihkan sampai kamu bertindak sejauh ini?” Jollie meneteskan air matanya.
Selene diam menatap lekat wajah Jollie yang terlihat pucat dan berkeringat, “What do you want from me? Money? Popularity?” tanya Jollie terkekeh pelan.
“Enough, kamu harus ke rumah sakit sekarang,” ucap Selene.
“Answer me!!!” Jollie berteriak pada Selene.
“If you want money and popularity, just kill me! Kill me!!” Jollie menangis sembari memukuli dada Selene.
Selene menarik tangan Jollie lalu mendekap tubuhnya. Jollie memberontak namun seketika tubuh Jollie terkulai lemas. Selene melirik wajah Jollie yang terlihat sangat pucat. Selene panik.
“Jollie? Hey wake up,” ucap Selene seraya menepuk perlahan pipi Jollie, namun tidak ada respon dari Jollie.
“Cepat bawa ke mobil!” ucap Waynne.