Taste : Two
1 April 2022 – 9.15 AM
“Put your phone, look at me,” ucap Selene yang tengah berlutut dihadapan Jollie.
Kini Jollie menaruh ponsel nya pada kantung jaket nya dan menatap wajah Selene. Selene tersenyum tipis sembari mengobati perlahan luka pada bibir Jollie.
“Kenapa tidak melawan?” tanya Selene membuat lamunan Jollie buyar.
“Huh?” Jollie menatap kebingungan.
“She's your girlfriend right?” tanya Selene lagi yang di jawab Jollie dengan anggukan kecil.
“She doesn't love you,” ucap Selene.
“I know...,” Jollie menghela napas panjang lalu menundukkan kepalanya.
“Lalu kenapa kamu bertahan?” Selene menatap heran pada Jollie.
“I don't have more power to fight her back,” Jollie tersenyum kecut.
“I'll help you,” ucap Selene.
“You so kind, but I'm okay, I don't want you to get into problem, she's psycho,” Jollie mencoba untuk tersenyum pada Selene agar terlihat bahwa ia baik-baik saja.
“Okay, if you don't mind, let me take you to your hotel,” ucap Selene.
“Nggak usah! A-aku bisa naik taxi,” ucap Jollie yang panik.
“Untuk kali ini jangan ada penolakan,” Selene bangkit berdiri lalu membantu Jollie untuk berdiri dengan memegang tangannya dengan penuh hati-hati.