Terkejut


Pukul sudah menunjukan jam 4 sore. Kini Seulgi sudah berada di basement apartemen Jisoo. Dirinya ingin meminta maaf karena sudah membuat Jisoo kesal. Walaupun bukan sepenuhnya salahnya namun Seulgi tak ingin masalah ini berlarut. Dirinya sangat merindukan Jisoo.

Ketika sedang menuju lift, Seulgi melihat sebuah mobil yang ter parkir di dekat lift. Ia sangat mengenali mobil tersebut. 'Mobil si Sehun, ngapain dia disini?' batinnya. Tak ingin ambil pusing Seulgi masuk ke dalam lift dan naik menuju lantai unit apartemen Jisoo.

Sampai nya di depan unit apartemen Jisoo, Seulgi membuka password pintu unit dan masuk ke dalam. Ia tau jika jam segini seharusnya Jisoo masih di kantornya atau sedang berada di luar. Ketika pintu di tutup, mata Seulgi melihat sepatu pria lalu kuping nya menangkap suara aneh dari dalam apartemen dan terdengar suara tv yang menyala. Perlahan kakinya melangkah menuju sumber suara tersebut yang berasal dari kamar Jisoo. Perlahan Seulgi membuka pintu kamar Jisoo dan menampilkan pemandangan yang membuat hatinya hancur berkeping-keping.

“Ahhh sshhh jangan di dalem Sehun!”

Seulgi tak bergeming. Dirinya menatap pacarnya sedang bercinta dengan temannya sendiri. Ketika Jisoo membuka matanya, ia melihat Seulgi sedang menatap dirinya bersama Sehun yang sama sama tak memakai pakaian sehelai pun.

“Seulgi!” ucap Jisoo terkejut lalu mendorong Sehun dan menutupi badannya menggunakan selimut. Begitu juga dengan Sehun.

“Hahahaha” Seulgi tertawa sembari bertepuk tangan seakan akan dirinya sedang menonton sebuah drama komedi.

“S-seulgi aku bisa jelasin” ucap Jisoo terbata bata.

“It's over Jisoo, we done, gua rasa lo lebih nikmat sama Sehun, gua punya sampah tolong buang” Seulgi melemparkan bouquet bunga dan kotak kalung ke atas kasur Jisoo lalu dirinya meninggalkan Jisoo dan Sehun yang masih terpaku di atas kasur. Namun saat melewati ruang tv Seulgi mendengar sesuatu yang tak asing baginya.

”...berita terkini adalah berita duka yang datang dari dunia bisnis, dimana CEO dari perusahaan Kang menghembuskan napas terakhir akibat sebuah kecelakaan tunggal yang terjadi di tol Cipularang...” ucap sang penyiar berita.

“Seulgi?! Aku bisa jelasin...” Jisoo menghampiri Seulgi yang terdiam menatap layar tv dimana menampilkan sebuah kecelakaan mobil dengan headline berita tertulis nama Kang Seungwon.

“Seulgi?” tanya Jisoo.

“It's funny right? Are you happy hm?” Seulgi menatap lekat wajah Jisoo.

“Aku salah gi aku minta maaf, please jangan pergi” Jisoo hendak meraih tangan Seulgi, namun Seulgi menepisnya.

“Be happy with him Jisoo, we're over” Seulgi keluar dari apartemen Jisoo dan menuju parkiran. Hatinya sudah hancur berkeping keping. Ia tidak tau harus bagaimana. Ia sudah tidak mempunyai siapa siapa lagi di dunia ini.